Minggu, 22 Januari 2017

BAB 2 Konsep Interval, Line Chart, Pie Chart, dan Org Chart Interval

BAB II

Konsep Interval, Line Chart, Pie Chart, dan Org Chart
Interval
1.1 Definisi Interval 
      Interval (bilangan real) dalam matematika adalah suatu him-
punan bilangan real dengan sifat bahwa setiap bilangan yang terletak di antara dua bilangan dalam himpunan itu juga termasuk ke dalam himpunan.
Misalnya, himpunan semua bilangan x memenuhi 0 x 1 adalah suatu interval yang memuat 0 dan 1, maupun semua bilangan di antara keduanya.
Interval real berperang penting dalam teori integrasi, karena merupakan himpunan-himpunan paling sederhana yang "ukuran" atau "pengukuran"
atau "panjang"-nya secara otomatis menyediakan penutupan pasti bagi rumus-rumus sembarang, bahkan dengan adanya ketidakpastian, perkiraan matematika, dan pembulatan aritmetika.
    Biasanya pada Google chart menampilkan interval dalam beberapa seri. Mereka digunakan untuk menggambarkan interval keyakinan, nilai minimum dan maksimum sekitar nilai, persentil sampling, atau apapun yang membutuhkan margin bervariasi seri. Ada enam model interval yang tersedia yakni garis, bar, kotak, tongkat, titik, dan daerah. Di bawah ini, Berikut contoh masing-masing dari enam model tersebut. Dalam setiap contoh, kita akan menggunakan dataset yang sama, di sini ditampilkan tanpa interval apapun:
    Gra fik di atas adalah grafi k sederhana, ia memiliki tujuh seri data dalam warna garis yang berbeda, semua sama pentingnya. kita akan asumsikan bahwa seri pertama adalah seri primer, dan enam lainnya akan dibandingkan dengan melalui interval.
1.2 Jenis Interval
1.2.1 Line Interval
    Interval garis biasanya digunakan untuk menggambarkan varians dari beberapa percobaan. Dalam gra fik berikut, kita menggambarkan serangkaian primer dan interval sekitarnya.
1.2.2 Bar Interval
    Interval bar memiliki kekurangan yaitu membuat kesalahan bar di sekitar data . Kolom pertama dan terakhir dari interval diambil selebar bar sejajar dengan domain-sumbu, dan kolom dalam diambil sebagai "stick" yang lebih pendek. Sebuah "stick" ditambahkan untuk bergabung dengan bar yang
lebar (jika Ulasan ini dua bar memiliki nilai yang sama maka stick diberikan sebagai titik, KECUALI pilihan pointSize adalah nol). Lebar batang horizontal sesuai dengan kolom pertama dan terakhir dikendalikan dengan intervals.barWidth, dan lebar  batang horizontal sesuai dengan kolom yang dikendalikan dengan intervals.
1.2.3 Box Interval
 Box interval diberikan kolom dalam tabel data sebagai satu set persegi panjang bersarang, kolom pertama dan terakhir membentuk persegi panjang terluar, dan kolom dalam membuat sebagai persegi panjang gelap dalam kotak yang berisi data.
1.2.4 Stick Interval
    Stick interval menampilkan pasang kolom sebagai satu set tongkat sejajar dengan sumbu sasaran. Sebuah tongkat nol tinggi diberikan sebagai titik, yang dapat ditekan dengan menetapkan pilihan pointSize ke nol.
1.2.5 Point Interval
    Interval titik menampilkan data interval sebagai lingkaran
kecil.
1.2.6 Interval Daerah
Selang daerah merender data interval sebagai set berbayang
daerah bersarang.
1.3 Penggabungan Gaya Interval
   Untuk kustomisasi yang lebih besar, kita dapat menggabungkan model interval yang ada dalam satu gra fik. Berikut adalah grafi k yang menggabungkan interval daerah dan bar:
 Berikut ini adalah garis gra k selang yang menggunakan kotak opacity rendah untuk menempatkan interval yang dipilih dilatar belakang:

1.4 Algoritma
<html> <head> <script type="text/javascript" src="https://www.gstatic.com/charts/loader.js"></script>
<script type="text/javascript"> google.charts.load('current',
{'packages':['corechart']}); google.charts.setOnLoadCallback(drawChart);
function drawChart() { var data = new google.visualization.DataTable();
CHAPTER 1. INTERVAL 20
data.addColumn('number', 'x'); data.addColumn('number',
'values'); data.addColumn({id:'i0', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i1', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
data.addRows([ [1, 100, 90, 110, 85, 96, 104, 120],
[2, 120, 95, 130, 90, 113, 124, 140], [3, 130, 105, 140,
100, 117, 133, 139], [4, 90, 85, 95, 85, 88, 92, 95],
[5, 70, 74, 63, 67, 69, 70, 72], [6, 30, 39, 22, 21,
28, 34, 40], [7, 80, 77, 83, 70, 77, 85, 90], [8, 100,
90, 110, 85, 95, 102, 110]]); // The intervals data
as narrow lines (useful for showing raw source data)
var options_lines = { title: 'Line intervals, default',
curveType: 'function', lineWidth: 4, intervals: {
'style':'line' }, legend: 'none' }; var chart_lines =
new google.visualization.LineChart(document.getElementById('chart_lines'));
chart_lines.draw(data, options_lines); } </script>
</head> <body> <div id="chart_lines" style="width:
900px; height: 500px;"></div> </body> </html>
Dalam pembuatan gra k interval dari kodingan diatas kita meng-
gunakan javascript dalam pembuatannya. Dalam google chart
dia akan memanggil kembali fungsi drawchart, dimana drawchart
berisi seperti berikut :
function drawChart() { var data = new google.visualization.DataTable();
data.addColumn('number', 'x'); data.addColumn('number',
'values'); data.addColumn({id:'i0', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i1', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
data.addColumn({id:'i2', type:'number', role:'interval'});
dari koding diatas terdapat 3 identi er yang berbeda yaitu i0, i1
dan i2 yang seluruhnya memiliki tipe yang sama yaitu number
dan memiliki peran yang sama yaitu interval. Selain itu kita
menambahkan fungsi datarows sebagai data dalam gra knya,
seperti berikut :
data.addRows([ [1, 100, 90, 110, 85, 96, 104, 120],
[2, 120, 95, 130, 90, 113, 124, 140], [3, 130, 105, 140,
100, 117, 133, 139], [4, 90, 85, 95, 85, 88, 92, 95], [5,
70, 74, 63, 67, 69, 70, 72], [6, 30, 39, 22, 21, 28, 34,
40], [7, 80, 77, 83, 70, 77, 85, 90], [8, 100, 90, 110,
85, 95, 102, 110]]); \
lalu kita membuat variabel dengan nama option_lines, vari-
bel ini untuk memberikann ciri pada gra k yang dibuat seperti
judul, tipe kurva, lebar garis, dan lain lain.
var options_lines = { title: 'Line intervals, de-
fault', curveType: 'function', lineWidth: 4, inter-
vals: { 'style':'line' }, legend: 'none' };
Line Chart
2.1 De nisi Line Chart
    Line (chart) or diagram garis adalah tipe gra k yang menampilkan informasi sebagai seri data poin yang disebut 'markers' terhubung dengan segmen garis lurus.Ini adalah tipe dasar dari gra k pada umumnya di berbagai bidang. gra k ini mirip dengan scatter plot kecuali
pengukuran poinnya tersusun (khusunya dengan nilai sumbu x) dan bergabung dengan segmen garis lurus. line chart biasanya digunakan untuk menampilkan kecenderungan dalam data melewati selang waktu.
2.2 Jenis Line Chart
2.2.1 Curving the Lines

2.2.2 Dual-Y Charts

bagan, setiap sumbu memiliki unit dan besarnya, dan setiap seri data sesuai dengan salah satu sumbu ini.
 2.2.3 Top-X Charts


2.3 Algoritma

<html> <head> <script type="text/javascript" src="
https://www.gstatic.com/charts/loader.js"></script>
<script type="text/javascript"> google.charts.load('current',
{'packages':['line']}); google.charts.setOnLoadCallback(drawChart);
Pada kodingan diatas menjelaskan bahwa kita menggunakan
javascript pada  src digunakan untuk menentukan lokasi fi le yang akan dibuka
var angka = 'number'; var kolom = [ {jenis: angka, nama : 'Dita Pradistya'}, {jenis: angka, nama :
'Royhan Firdaus'}, {jenis: angka, nama : 'Aryanto
Bangun W'}, {jenis: angka, nama : 'A fif Makarim'},
{jenis: angka, nama : 'Eritro Mio P'} ];  /* [ index, (double) Dita Pradistya, (double) Royhan Firdaus, (double) Aryanto Bangun W, (double) A fif Makarim, (double) Eritro Mio P ] */ function drawChart()
{
var data = new google.visualization.DataTable(); data.addColumn('number',
'kelompok 5');
for(var i = 0; i < kolom.length; i++){ data.addColumn(kolom[i].jenis, kolom[i].nama); }
/* [ index, (double) Dita Pradistya, (double) Royhan Firdaus, (double) Aryanto Bangun W, (double) A fif Makarim, (double) Eritro Mio P ] */
Kodingan di atas digunakan untuk menandakan bahwa bilangan
bersifat pecahan
data.addRows([ [1, 10.10, 40, 40, 13,10], [2, 30.9, 30, 32.4, 10,10],
 [3, 25.4, 57, 25.7, 21,10], [4, 11.7, 18.8, 10.5, 14.1,10], 
[5, 11.9, 17.6, 10.4, 12,10], [6, 8.8, 13.6, 7.7, 12,10], 
[7, 7.6, 12.3, 9.6, 12.3,10], [8, 12.3, 29.2, 10.6, 12.9,10],
 [9, 16.9, 42.9, 14.8, 12,10], [10, 12.8, 30.9, 11.6, 12,10],
 [11, 5.3, 7.9, 4.7, 12,10], [12, 6.6, 8.4, 5.2, 12,10],
 [13, 4.8, 6.3, 3.6, 12,10], [14, 4.2, 6.2, 3.4, 12,10] ]); 
Mengkon gurasi data yang akan ditampilkan pada gra k. DataTable adalah koleksi terstruktur meja khusus yang berisi data gra fik. Kolom tabel data merupakan legenda dan baris mewakili data yang sesuai. Metode addColumn () digunakan untuk menambahkan kolom di mana parameter pertama merupakan tipe data dan parameter kedua merupakan legenda. Metode addRows () digunakan untuk menambahkan baris sesuai.
var options = { chart: { // Judul Bagan title: 'Kelom-
pok 5 Softskill', // Keterangan Bagan subtitle: 'Daf-
tar kehadiran kelompok' }, width: 900, height: 500,
axes: { x: { 0: {side: 'bottom'} // top / bottom
Kodingan di atas digunakan untuk kon gurasi axes.x ini untuk memiliki sumbu x di atas gra k dan mengkon gurasi ukuran grafi k.
var chart = new google.charts.Line(document.getElementById('line_top_x'));
chart.draw(data, options);
Kodingan diatas digunakan untuk menggambar gra fik, gambar grafi knya line top x.
</script> </head> <body> <div id="line_top_x"></div>
</body> </html>
Kodingan diatas digunakan untuk mengandung bagan gambar line top x.



Pie Chart
3.1 Defi nisi Pie Chart
   Pie (chart) atau diagram pie merupakan diagram yang berbentuk bulat dan bisa di potong-potong kedalam beberapa bagian. sesuai dengan namanya. diagram ini sangat berguna untuk mendiskripsikan kontribusi sesuatu dibandingkan yang lainnya. Pie charts secara luas digunakan dunia bisnis dan media massa. 
3.2 Sejarah Pie Chart
    Pie chart pertama kali diperkenalkan oleh William playfair statistical breviary pada tahun 1801, dimana kedua gra k tersebut digunakan dan disajikan dalam bentuk ilustrasi yang berisi
serangkaian pie chart. Dan terdiri dari beberapa ragam pie chart. Salah satu ragamnyamenggambarkan jumlah kekaisaran turki yang terletak di asia, Europe dan afrika sebelum tahun 1789. Penemuan ini tidak banyak digunakan pada awalnya.
   Seorang insinyur prancis, Charles joseph minard adalah seorang yang pertamamenggunakan pie chart pada tahun 1858, khusunya dipeta. Peta minard. Tahun 1858 pie chart digunakan untuk mempresentasikan ternak yang dikirim dari seluruh perancis untuk konsumsi di paris.
3.3 Jenis Pie Chart
3.3.1 Diagram Donat
  
    Diagram donat adalah diagram pie dengan lubang ditengahnya. Kita dapat membuat diagram donat dengan menambahkan pilihan PieHole.





    Pilihan PieHole mengharuskan kita untuk mengatur angka antara 0 dan 1, sesuai dengan rasio jari-jari antara lubang dan gra fik. Angka antara 0,4 dan 0,6 akan terlihat bagus pada beberapa gra k. Nilai yang sama dengan atau lebih dari 1 akan diabaikan, dan nilai 0 akan menutup lubang ditengah pada Pie Chart.
3.3.2 Exploded Pie Chart
    Exploaded Pie Chart adalah sebuah chart dengan satu atau dua bagan yang terpencar dari sisa bagan lainnya. Hal ini biasa digunakan untuk menyorot bagian penting atau untuk menyorot bagian terkecil dari bagan chart yang ada. Kita dapat memisahkan irisan pie dari sisa gra fik dengan properti o ffset opsi irisan:


    Untuk memisahkan sepotong, membuat objek iris dan menetapkan jumlah slice yang sesuai off set antara 0 dan 1. Di bawah ini, kita menetapkan o set semakin besar untuk iris 4 (Gujarati), 12 (Marathi), 14 (Oriya), dan 15 (Punjabi ). 
3.3.3 Diagram Pie 3D


3.4 Algoritma 







<html> <head> <script type="text/javascript" src="https://www.gstatic.com/charts/loader.js"></script>
<script type="text/javascript"> google.charts.load('current',
{'packages':['corechart']}); google.charts.setOnLoadCallback(drawChart);
function drawChart() {
var data = google.visualization.arrayToDataTable([
['Task', 'Hours per Day'], ['Eritro', 12], ['A f', 3],
['Aryanto', 4], ['Royhan', 5], ['Dita', 1] ]);
var options = { title: 'KEHADIRAN KELOMPOK
5 ' };
var chart = new google.visualization.PieChart(document.getElementById('piechart'));
chart.draw(data, options); } </script> </head> <body>
<center> <div id="piechart" style="width: 900px;
height: 500px;"></div> </center> </body> </html>
Dalam pembuatan Pie Chart dari kodingan diatas kita menggunakan javascript dalam pembuatannya. Dalam google chart dia membuat fungsi drawchart, dimana drawchart berisi seperti berikut : 
google.charts.load('current', {'packages':['corechart']});
google.charts.setOnLoadCallback(drawChart); func-
tion drawChart() { var data = google.visualization.arrayToDataTable([
['Task', 'Hours per Day'], ['Work', 11], ['Eat', 2],
['Commute', 2], ['Watch TV', 2], ['Sleep', 7] ]); var
options = { title: 'My Daily Activities' }; var chart =
new google.visualization.PieChart(document.getElementById('piechart'));
chart.draw(data, options); } 
Dari fungsi drawchart diatas terdapat 3 variable yang berbeda
yaitu var data, options, chart yang seluruhnya berfungsi berbeda
yatu membuat array, pilihan, dan bentuk pie chart.
<div id="piechart" style="width: 900px; height:
500px;"></div>
Sedangkan html diatas berfungsi untuk mendi nisikan pie chart dan ber css lebar 900px dan tinggin 500px.

Organizational Chart
4.1 De finisi Organizational Chart 
    Organizational (chart) atau org chart adalah diagram yang menunjukkan struktur dari suatu organisasi dan hubungannya dan bagian jajaran relatif dan Kedudukan. org chart berisi kotak-kotak yang mepresentasikan individu, peran dan hubungan yang mepresentasikan
hubungan diantaranya. Di kotak atas biasa diisi oleh president atau CEO, lalu bercabang ke bawah melalui lapisan-lapisan dari berbagai direksi. Org chart yang baik selalu disertai dengan informasi yang berguna, seperti keterangan kontak, link halaman atau situsdepartemen, dan lain-lain.
hubungan diantaranya. Di kotak atas biasa diisi oleh president atau CEO, lalu bercabang ke bawah melalui lapisan-lapisan dari berbagai direksi. Org chart yang baik selalu disertai dengan informasi yang berguna, seperti keterangan kontak, link halaman atau situsdepartemen, dan lain-lain.
hubungan diantaranya. Di kotak atas biasa diisi oleh president atau CEO, lalu bercabang ke bawah melalui lapisan-lapisan dari berbagai direksi. Org chart yang baik selalu disertai dengan informasi yang berguna, seperti keterangan kontak, link halaman atau situsdepartemen, dan lain-lain.
4.2 Sejarah 
    Teknisi Scotlandia-America Daniel McCallum (1815 1878) dikenang karena membuat organizational charts of American business sekitar tahun 1854. Chart ini digambar oleh George Holt Henshaw.
     Istilah "organization chart" mulai dipakai diawal abad ke-20. Pada tahun 1914 Brinton menyatakan "organization charts tidak hampir begitu banyak digunakan sebagaimanamestinya. Karena organization charts adalah contoh istimewa pembagian total menjadi komponen-komponen, sejumlah contoh yang diberikan di sini dengan harapan bahwa penyajian bagan organisasi dalam bentuk yang mudah akan menyebabkan penggunaan yang lebih luas." pada tahun tersebut teknisi industri mempromosikan kegunaan dari organization charts. 
    Pada tahun 1920-an survey menampilkan bahwa organizational charts masih belum umum diantara kepentingan biasa bisnis, tetapi mereka mulai mencari cara untuk beralih ke administratif dan perusahaan bisnis. Istilah "organigram" muncul sekitar tahun 1960.
4.3 Algoritma 
Firdaus/Documents/Softskill/Org/treechart.png Firdaus/Documents/Softskill/Org/treechart.png
Script dibawah berguna untuk mengambil package yang ada padawww.gstatic.com/charts/loader.js 
<script type="text/javascript" src="https://www.gstatic.com/charts/loader.js"></script>
<script type="text/javascript"> google.charts.load('current',
{packages:["orgchart"]}); google.charts.setOnLoadCallback(drawChart); 
Script dibawah memiliki fungsi draw chart dengan mendeklarasikan data dengan memasukkan data dengan tipe data.  
function drawChart() { var data = new google.visualization.DataTable();
data.addColumn('string', 'Nama'); data.addColumn('string',
'Atasan'); data.addColumn('string', 'Jabatan');
script berikut berguna untuk menginput data pada chart yang akan
dibuat dalam org chart yang disertai Nama,Atasan, dan Jabatan
yang ditampilkan.
data.addRows([ [{v:'I MADE WIRYANA', f:'I MADE WIRYANA <div style="color:red; font-style:italic">PEMBIMBING</div>'}
, 'Pembimbing'], [{v:'DITA P', f:'DITA P<div style="color:red;
font-style:italic">Ketua</div>'}, 'I MADE WIRYANA',
'Ketua Kelompok'], [{v:'ROYHAN FIRDAUS', f:'ROYHAN
FIRDAUS<div style="color:red; font-style:italic">Editor</div>'},
'DITA P', 'Editor'], ['ARYANTO B WIDODO ',
'ROYHAN FIRDAUS', 'ANGGOTA'], ['ERITRO M
PRIADI', 'ROYHAN FIRDAUS', 'ANGGOTA'], ['AFIF
M', 'ROYHAN FIRDAUS', 'ANGGOTA'] ]); 
 Ini berguna untuk membuat chart baru
var chart = new google.visualization.OrgChart(document.getElementById('chart_div')); 
script in berguna untuk menggambar gra k dan melakukan pen-
gaturan yang memungkinan dalam melakukan pengaturan HTML
chart.draw(data, {allowHtml:true});
Script ini berguna untuk menampilkan dalam bentuk chart den-
gan ukuran yang telah disesuiakan  
<div id="chart_div" style="width : 500px; height:
500px;"></div>


   Curving the lines adalah diagram garis dan ruas garis yang berbentuk kurva. Gra k garis kurva dapat digunakan untuk menggambarkan perkembangan dari waktu ke waktu seperti gambar diatas menjelaskan perkembangan perusahaan dari tahun ke tahun.
    Dual-Y charts adalah gra k yang menggabungkan dua atau lebih jenis gra k dalam gra fik tunggal misalnya, serangkaian gra fik kolom dan baris gra k seri. Sumbu ganda kombinasi
    Top-x chart adalah gra k interaktif (atau dinamis) yang secara otomatis mengurutkan data dari atas ke bawah dan menampilkan hanya atas 'X' item dan menampilkan data sebagai item akhir.



Diagram Pie 3D atau bentuk diagram pie yang dibentuk untuk terlihat 3D. yang biasa digunakan dengan tujuan memperindah tampilan. Tampilan 3D tidak meningkatkan pembacaan data namun sebaliknya, plot ini sulit untuk diterapkan karena efek negative dari diagram pie chart 3D. Jika Anda mengatur pilihan is3D ke True, Maka diagram pie yang dibuat akan membentuk tiga dimensi.
  

BAB 1 Pendahuluan

BAB I 

Pendahuluan


     Chart berguna untuk mempermudah pengguna data dalam men-ganalisis data sehingga lebih mudah untuk dipahami.chart bi-asanya berisi data-data statistik baik berupa nominal ataupun skala. chart banyak digunakan kalangan perusahaan dalam mem-presetasikan data keuangan ataupun data lainya. Dengan tampi-lan yang ringkas, padat dan menarik membuat chart lebih di-gemari para penyaji materi dalam menyajikan data yang telah ia peroleh. Selain itu penyaji dapat menggunakan chart yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis data yang akan di paparkan.

     Dengan adanya teknologi yang saat ini semakin berkembang, kita dapat membuat suatu chart dengan mudah yaitu dengan hanya memasukkan data yang ada, biasanya dilakukan menggu-nakan perangkat lunak tertentu yang dibuat untuk mendukung dalam pembuatan chart sesuai data masukkan si pengguna. Chart memiliki beberapa banyak jenis yang juga di dukung oleh Google Chart dan di dukung oleh beberapa software yang menyediakan berbagai jenis chart , dalam pembahasan kali ini kita akan membahas dan memahami tentang beberapa jenis chart yang didukung oleh Google Chart yaitu diantaranya In-terval, Line Chart, Pie Chart, Organization chart. BAB II Konsep Interval,Line Chart, Pie Chart dan Org Chart.

     Chart adalah grafik yang menunjukkan pergerakan harga dalam periode tertentu dan terdiri dari waktu (diagram X) dan harga (diagram Y). Pilihan untuk waktu yang digunakan ter-gantung dari kita yang menggunakan. Jika kita menggunakan Chart untuk menentukan tren jangka panjang kita sebaiknya menggunakan time-frame yang lebih panjang, begitu juga se-baliknya jika kita ingin menentukan pergerakan jangka pendek sebaiknya menggunakan time-frame yang lebih pendek pula.

Minggu, 24 April 2016

Web Science

Web Science

1.      Pengertian Web Science
Web Science merupakan salah satu penjabaran dari dua arti yang berbeda, yaitu web dan science. Website atau situs diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Science adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan sumber ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan seluruh isinya. Dengan kata lain, science itu sendiri merupakan kumpulan ilmu pasti yang memberikan makna tersendiri bagi yang mempelajarinya.
Web Science dapat disimpulkan yaitu segala sesuatu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari sumber yang akurat dan dapat di unduh dari dunia maya tanpa kita harus menuju ke sumber informasi yang ada di informasi yang ingin kita cari, sehingga memudahkan kita untuk memperoleh informasi.

2.      Pre Web
Pre-web adalah era dimana prototype seperti memex, usenet, gopher dan ftp muncul sebelum kemudian berevolusi menjadi internet. Internet sendiri adalah tempat dimana web muncul pertama kalinya ke publik sampai saat ini.

a. The Memex (Memory Index)
The memex (sebuahsingkatan dari "memori" dan "index") adalah nama hipotetis proto-hypertext sistem yang Vannevar Bush jelaskan pada tahun 1945 pada artikel bulanan The Atlantic " As We May Think "(AWMT). Bush membayangkan memex sebagai perangkat di mana individu akan mengkompres dan menyimpan semua buku-buku mereka, catatan, dan komunikasi, "mekanis sehingga dapat berkonsultasi dengan melebihi kecepatan dan fleksibilitas." The memex akan memberikan "suplemen intim yang diperbesar ke memori seseorang". Konsep memex mempengaruhi perkembangan awal hypertext sistem (akhirnya mengarah ke penciptaan World Wide Web ) dan basis pengetahuan personal software.

b. HyperText
Hypertext adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah web Internet dan formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format ASCII normal sehingga menjadi home page dengan perintah-perintah HTML. Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).

c. Internet
Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian jaringan internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan Internetworking.

d. Usenet
Singkatan dari user network, merupakan salah satu jaringan tertua yang dilayani oleh internet. Awalnya didesain pada Duke University ditahun 1979 dan dikembangkan pada Duke University dan North Carolia University setahun kemudian, tujuan utama dari USENET adalah untuk bertukar pesan teks (text message) di antara node (komputer yang terhubung pada jaringan). USENET telah tumbuh untuk mencakup berbagai macam forum dan juga newsgroup, dalam jumlah puluhan ribu node yang terhubung.

e. FTP(File Transfer Protocol)
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus transfer antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

f. Gopher
Gopher adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk distribusi, pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat berorientasi pada desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk alternatif World Wide Web pada tahap awalnya, tapi akhirnya gagal mencapai popularitas.



3.      Sejarah Web
Penemu situs web adalah Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat di mana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.

Sebuah situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. biasanya pembahasan dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah situs web bisa berisi pranala yang menghubungkan ke situs web lain, demkian pula dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang membuat perbedaan antara situs web yang dibuat oleh individu ataupun perseorangan dengan situs web yang dibuat oleh organisasi bisnis menjadi tidak begitu jelas.

Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP (bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).

4.      Arsitektur Web
a.       Hypertext Transfer Protocol (HTTP)
HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.


b.      WWW (World Wide Web)
WWW (World Wide Web) merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang berfungsi menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.WWW atau biasa disebut web adalah bagian yang paling menarik dari Internet. Melalui web, dapat mengakses informasi-informasi yang tidak hanya berupa teks tetapi bisa juga berupa gambar, suara, video dan animasi. Fasilitas ini tergolong masih baru dibandingkan surel (email), sebenarnya WWW merupakan kumpulan dokumen-dokumen yang sangat banyak yang berada pada komputer server (web server), di mana server-server ini tersebar di lima benua termasuk Indonesia, dan terhubung menjadi satu melalui jaringan Internet. Dokumen-dokumen informasi ini disimpan atau dibuat dengan format HTML (Hypertext Markup Language). Suatu halaman dokumen informasi dapat terdiri atas teks yang saling terkait dengan teks lainnya atau bahkan dengan dokumen lain. Keterkaitan halaman lewat teks ini disebut hypertext. Dokumen infomasi ini tidak hanya terdiri dari teks tetapi dapat juga berupa gambar, mengandung suara bahkan klip video. Kaitan antar-dokumen yang seperti itu biasa disebut hypermedia. Jadi dapat disimpulkan bahwa WWW adalah sekelompok dokumen multimedia yang saling terkoneksi menggunakan hyperteks link. Dengan mengklik hyperlink, maka bisa berpindah dari satu dokumen ke dokumen lainnya.


c.       URL (universal resource locator)
URL (universal resource locator) merupakan suatu konsep penamaan lokasi standar dari suatu file,direktori,computer, dan lokasi komputernya sesuai dengan metode yang digunakan. URL tidak hanya dapat menunjuk ke suatu file tapi dapat juga menunjuk suatu query, dokumen dalam suatu database atau hasil dari perintah finger atau perintah archie . secara umum dapat digambarkan penulisan url : metode://nama_file[:nomor_port]. Jenis metode yang digunakan pada url adalah file,http,news,gopher,telnet.


d.      XML (Extensible Markup Language)
XML (Extensible Markup Language) merupakan bahasa web turunan dari SGML (Standart Generalized Markup Language) yang ada sebelumnya. XML hampir sama dengan HTML, dimana keduanya sama-sama turunan dari SGML. Teknologi XML dikembangkan mulai tahun 1966 dan mendapatkan pengakuan dari Worl Wide Web Consortium (W3C) pada bulan Februari 1998. Sedangkan SGML sendiri telah dikembangkan pada awal tahun 1980-an. Pada saat HTML dikembangkan pada tahun 1990, para penggagas XML mengadopsi bagian paling penting SGML dan dengan berpedoman pada pengembangan HTML menghasilkan bahasa markup yang tidak kalah hebatnya dengan SGML.XML tidak mempunyai definisi secara tepat karena ada yang berpendapat bahwa XML bukanlah suatu bahasa pemrograman,melainkan XML merupakan sintaks yang digunakan untuk menjelaskan bahasa markup lain (Dournaee,2002), sehingga dinamakan meta-language. Meskipun demikian pendapat yang XML bukan merupakan bahasa markup, didasarkan bahwa XML merupakan bahasa markup terpisah untuk tujuan terpisah. Selain itu XML bukanlah solusi semua hal untuk tujuan semua user.

e.       JavaScript
JavaScript adalah bahasa pemrograman berbasis prototipe yang berjalan disisi klien. jika kita berbicara dalam konteks web, sederhananya, kita dapat memahami JavaScript sebagai bahasa pemrograman yang berjalan di browser. Javascript dipanggil untuk memberikan fungsi pada halaman web dengan meletakannya secara internal pada halaman html diantara tag atau dibuat pada file terpisah ( eksternal ) dan lalu di link menggunakan pada bagian , seperti CSS. Fungsi Javascript adalah Secara fungsional, Javascript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan ( embedded ). Contoh sederhana dari penggunaan javascript adalah membuka halaman pop up, fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.


f.        AJAX
AJAX disini adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Pada intinya ajax itu merupakan gabungan beberapa teknologi yang bertujuan untuk menghindari page reload. Dengan menghindari page reload, kita dapat menghindari paradigma click-and-wait serta memberikan sebuah fitur yang cukup kompleks pada website seperti validasi data secara realtime, drag n drop dan fitur-fitur lain yang belum dimiliki web biasa. Dengan AJAX, suatu aplikasi web dapat mengambil data kemudian diolah di client melalui request asynchronous HTTP yang diinisiasi oleh Javascript, sehingga dapat mengupdate bagian-bagian tertentu dari web tanpa harus memanggil keseluruhan halaman web. Request ini dapat dieksekusi dalam beberapa cara dan beberapa format transmisi data. Dikombinasikannya cara pengambilan data remote dengan interaktivitas dari Document Object Model (DOM) telah menghasilkan generasi terbaru dari aplikasi web yang mengebrak aturan-aturan tradisional tentang apa yang dapat terjadi di dalam web.

5.      Web 1.0, 2.0, 3.0
a.       Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. sejak tahun 1992 mulai memperkenalkan beragam web browser, serta mendorong pertumbuhan pemanfaatan Web sebagai penyedia informasi. Pada tingkat ini web masih bersifat read only. Contoh dari jenis web ini, biasanya masih bersifat HTML dan hanya berisi tentang tulisan pribadi. 

b.      Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Web 2.0 mulai menjadi trend pada tahun 1997, ini memperkaya sifat yang read only menjadi read write. Aplikasi berbasis Web semakin banyak diterapkan. Contoh dari jenis web ini,seperti Wikipedia, Blog, Friendster. Yang sudah mulai mengenal dengan web interaktif social network. 
c.       Web 3.0
Definisi untuk Web 3.0 merupakan rancangan untuk memperkaya Web 2.0, dimana pada Web 2.0 baru memperhatikan pertukaran data antara manusia, pada Web 3.0 pertukaran data antar manusia-mesin, mesin-mesin dan manusia-manusia disempurnakan. Sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents) .Teknologi Web 3.0 atau Web Semantik ini secara teknik dalam pencarian di mesin pencari akan mencari hasil yang dicari. Sebagai contoh, di dalam web 2.0 jika ingin mencari informasi di mesin pencari dengan keyword “Kapan Tanggal Kemerdekaan Republik Indonesia” maka hasil yang dikeluarkan adalah web dengan informasi yang mengandung keyword “Kapan Tanggal Kemerdekaan Republik Indonesia“, sedangkan di Web 3.0 ini nanti hasil yang ditampilkan adalah berupa hasil yang dicarinya yaitu “17 Agustus 1945“. Semantic web mempunyai kelebihan mampu untuk membuat aplikasi komputer yang dapat memahami bahasa manusia, bukan bahasa yang baku dari para penguna tetapi juga bahasa yang lebih kompleks. Jadi bahasa yang digunakan tidak lagi bersifat teknis tapi sudah seperti bahasa dalam percakapan sehari-hari , sehingga dapat mempermudah interaksi dan komunikasi dengan mesin atau komputer. Tidak seperti web 2.0 yang terasa sulit untuk melakukan hal-hal diatas, mungkin web 3.0 merupakan sebuah terobosan dalam dunia web untuk mempermudah semua aktivitas.

6.      Web 4.0 The Ultra Intelegent Electronic Agent
Konsep Web 4.0/4.x adalah private secretary dalam bentuk organisme buatan. Setiap hari seseorang pasti mempunyai sebuah rutinitas. Apapun bentuk rutinitasnya , seluruh rutinitas tersebut bisa diketahui oleh aplikasi komputer/program/tools/device yang kita miliki yang dijalankan secara online. Jadi kemanapun seseorang pergi, dan apapun yang dilakukan semuanya direcord oleh alat-alat tersebut yang nantinya akan digunakan jika ingin mengetahui informasi apa yang dibutuhkan, bahkan teknologi ini bisa mengingatkan, menginterupsi dan memberikan informasi manakala ada perubahan dari sebuah sechedule/rutinitas, membantu melakukan pencarian. Inti dari Web 4.0. dapat mengetahui apa saja yang kita lakukan, dan dia juga bisa membantu dalam melakukan pencarian informasi, menyimpan histori pencarian, bahkan mempertemukan orang-orang yang mencari informasi yang sama.
Menurut Seth Godin dalam blognya, syarat utama teknologi Web 4.0 :

a.      Ubiquity
Syarat ini dibutuhkan karena domain dari teknologi Web 4.0 adalah aktivitas bukan hanya sekedar data, dan sebagian besar aktivitas manusia berjalan offline.

b.      Identity
Karena distribusi informasi spesifik ditujukan dan didedikasikan untuk seseorang/pribadi sehingga diperlukan informasi mengenai identitas pribadi yang bersangkutan, rutinitasnya dan apa yang dibutuhkan oleh pribadi tersebut.

c.       Connection
Tanpa relasi/hubungan seseorang tidak ada artinya dalam teknologi Web 4.0 karena teknologi ini dikembangkan untuk kepentingan ini (making connection).

7.      Web Science dan Metodologi
Web Science juga berarti cara-cara atau metode-metode yang digunakan dalam membuat website yang baik atau dengan kata lain bias di bilang Web Science adalah ilmu pengetahuan yang sudah dilakukan penelitian dari Web yang muncul melalui desentralisasi sistem Informasi. Dalam hal ini membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web atau yang sering disingkat (www) adalah teknologi yang baru berusia beberapa tahun. Asal-usul dari Web science dapat ditemukan dalam Penelitian Ilmu Web Science Research Initiative (WSRI) yang didirikan pada tahun 2006 yang kemudian mengubah namanya pada tahun 2009 menjadi Web Science Trust.
Proses dari web science sendiri terdapat beberapa tahapan, seperti yang dipaparkan didalam presentasi Tim Berners-Lee, berawal dari isu yang beredar atau masalah yang timbul di kalangan masyarakat sehingga dapat memunculkan berbagai ide manusia yang tentunya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat social. Ide yang didapat kemudian dapat direalisasikan dalam bentuk teknologi yang kita ciptakan atau dengan mengembangkan teknologi yang sudah ada sebelumnya.
Setelah ide terealisasi, tentunya teknologi tersebut akan menimbulkat dampak atau efek mikro dan makro yang pada akhirnya akan membawa kita pada isu atau masalah baru. Dalam presentasinya, Tim Berners-Lee memberikan beberapa contoh yaitu proses terciptanya email dan blog.
Misalnya pada proses terciptanya sebuah email, berawal dari kebutuhan seseorang untuk berkomunikasi lebih lagi(Issues), dan dengan melihat kebutuhan serta keadaan yang ada dimana manusia memiliki masalah dengan jarak dan waktu untuk berkomunikasi, maka muncullah ide untuk membuat sebuah pesan yang dapat dikirim melalui internet (Idea), setelah itu dengan mengembangkan teknologi yang ada, terciptalah email yang menimbulkan dampak makro berupa interconnected academia yang menyebabkan timbulnya masalah atau issues baru.
Web Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan.
Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.

8.      Pengaruh Web Science
a.       Pada Ekonomi
Perkembangan web dari awal hingga kini sangat dirasakan manfaatnya yaitu kita dapat memperoleh informasi. Dalam bidang ekonomi web sangat berguna pada divisi marketing atau promosi bahkan sebagai lapak penjualan. Seperti yang kita tahu banyak toko yang sudah membuat websitenya sendiri agar produk yang dijualnya lebih luas lagi pelangannya. Bahkan bila kita tidak memiliki toko tetapi kita ingin menjual hasil karya kita, kita dapat membuat website atau produk-produknya kita dipromosikan pada website seperti tokopedia atau elevania. Sehingga perkembangan internet dan web itu sendiri memberikan dampak yang sangat menguntungkan, karena kita diberi kemudahan untuk melakukan dagang. 
b.      Pada Sosial
Pengaruh yang kita rasakan berkat adanya web yang menjual berbagai kebutuhan kita(Online Shop), kita bisa berbelanja dimana saja tanpa harus ke toko dan mengantri di kasir.

9.      Sumber

Senin, 07 Oktober 2013

Keunggulan LINUX dari pada WINDOWS

kekurangan windows dibandingkan linux

    linux merupakan system operasi terbuka (open source) yang berarti system ini gratis dan bisa dikembangkan oleh siapa saja. Sedangkan Windows adalah system operasi tertutup (komersial) yang berarti pada system ini kita harus membeli lisensi dari perusahaan yang membuatnya (microsoft)jika kita ingin menggunakannya, dan juga system ini tidak bisa dikembangkan oleh pihak lain. langsung saja ini penjelasan kenapa LINUX lebih bagus dari pada WINDOWS 

1. Dari Segi Harga
    
   Sudah pasti harga Linux lebih murah karna sifat open sourcenya, bahkan harga nya bisa dibilang gratis karna cuma membutuhkan akses internet untuk mendownload file nya.

2. Dari Segi Performa 
  
   Dibandingkan Windows, linux lebih bagus dari segala hal bahkan performa nya, itu diketahui karna kecepatan booting linux (ubuntu) lebih cepat dari windows coba bandingkan sendiri, windows memiliki waktu lama hanya untuk booting saja, bahkan harus di refresh dulu baru lancar... ckckck. tapi yang ku akui di windows cuman 1 yaitu game yang compatible berlimpah gak terbendung, tapi masih bisa dimainkan di linux tapi dengan aplikasi PlayOnLinux ato wine DLL.